DPRD Yakini Produksi Tanaman Nilam Tunjang PAD

Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu Dani Iqbal Mokoginta, optimis langkah strategis dan inovatif sektor pertanian datangkan PAD.
Kinalang.news

Kinalang.news, Kotamobagu – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu terus memperhatikan kesejahteraan daerah dari berbagai sektor dalam menunjang serta meningkatkan sumber pandapatan daerah. Langkah inovatif secara regulasi tentu sangat strategis mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Anggota DPRD, Dani Iqbal Mokoginta, meyakini Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa ditunjang dari sektor pertanian seperti usaha penyulingan produksi Tanaman Nilam.

Bukan tidak mungkin, Tanaman Nilam yang memiliki harga tinggi, kian diminati para petani lokal terutama di Kotamobagu. Produksi Minyak Tanaman Nilam, dengan harga menjangkau diyakini Anggota Legislatif (Aleg) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendatangkan PAD.

Namun kata Dani Iqbal, perlu ada kajian matang mekanisme serta regulasi, guna meminimalisir risiko, mengingat pertanian nilam tergolong baru.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Usaha penyulingan nilam ini sangat menjanjikan, tapi karena tergolong baru, kita akan kaji dulu mekanisme serta regulasi nya agar pelaksanaannya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Mokoginta.

Dalam rangka menggerakan sektor pertanian sebagai pendapatan daerah perlu dilakukan studi komparasi. Pentingnya melakukan studi agar kebijakan pemungutan retribusi terhadap pelaku usaha penyulingan nilam tidak menimbulkan kesan pungutan liar.

“Saya berharap nanti akan ada kajian yang komprehensif sehingga kita bisa membuat regulasi yang berpihak pada petani dan pengusaha, namun tetap memberikan pemasukan bagi daerah,” tambahnya.

Selain mendukung penguatan PAD, DPRD juga akan mendorong hadirnya regulasi perlindungan terhadap petani nilam. Perlindungan tersebut direncanakan akan dimasukkan dalam Peraturan Daerah (Perda) sebagai bentuk keberpihak kan terhadap sektor pertanian lokal.

Baca Juga :  Ketua DPRD Bolmong Diadukan Terkait Dugaan Lakalantas di Kotobangon

Senada tanggapan Anggota DPRD, Sande Dodo dari PDI Perjuangan. Ia juga menilai penyulingan nilam memiliki potensi ekonomi yang besar dan layak untuk dioptimalkan sebagai salah satu sumber pemasukan daerah.

“Potensinya sangat besar untuk meningkatkan PAD. Tapi tentu harus ada payung hukum yang jelas. Intinya, kami di DPRD sangat mendukung usaha ini berkembang dan berkontribusi bagi Kotamobagu,” tegasnya.

Dengan langkah ini, DPRD Kotamobagu berharap usaha penyulingan nilam tidak hanya menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Pos terkait