Pemkot Kotamobagu Pacu PAD Tahun 2025

Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kotamobagu yang di pimpin langusng Wakil Walikota Rendy Virgiawan Mangkat.
Istimewa

Kinalang.news, Kotamobagu – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu memacu target Pendapatan Asli Daerah (PAD) program kerja Tahun 2025. Upaya Pemerintah memaksimalkan target PAD di gelar dalam rapat evaluasi yang dipimpin langsung Wakil Walikota, Rendy Virgiawan Mangkat pada, diruang kerjanya, Rabu (11/06).

Dalam rapat tersebut Wakil Walikota meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat memaksimalkan capaian PAD seratus persen serapan.

Demikian dikatakan Plh. Sekda Adnan, usai rapat ebaluasi PAD. Ia menjelaskan bahwa rapat evaluasi dilakukan untuk meninjau potensi, target, dan realisasi PAD yang telah dicapai hingga pertengahan tahun.

“Tadi dilaksanakan kegiatan Rapat Evaluasi Pendapatan Asli Daerah, yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kotamobagu. Evaluasi ini untuk melihat potensi, target, dan realisasi yang dicapai,” ujar Adnan.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Lebih lanjut, ia menyampaikan optimisme seluruh OPD bahwa target PAD tahun 2025 dapat tercapai secara maksimal.

“Dengan melihat potensi yang ada, semua Perangkat Daerah Kota Kotamobagu menargetkan PAD tahun 2025 dapat tercapai 100 persen di akhir tahun ini. Mudah-mudahan ini dapat tercapai, karena ini sangat penting untuk membantu dalam proses Perubahan APBD nanti. Apalagi, APBD tentu ada defisit, dan salah satu yang membantu menutupi defisit adalah PAD,” bebernya.

Menurut Adnan, Wakil Walikota juga mendorong seluruh OPD pengelola PAD untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengoptimalkan potensi PAD. Hal ini mencakup baik dari sisi teknis pengembangan objek maupun peningkatan efektivitas dalam pemasukan PAD.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Pak Wakil Wali Kota Kotamobagu juga mengharapkan agar semua OPD pengelola PAD untuk lebih meningkatkan kreativitas, inovasi, baik terkait teknis peningkatan obyek dan potensi PAD maupun teknis pemasukan PAD, guna meningkatkan realisasi PAD setiap tahun,” bebernya.

Seluruh OPD diharapkan lebih inovatif mencapai target PAD sebelum batas waktu ditentukan agar serapan sesuai target. Selain itu juga OPD harus kreatif tanpa menyulitkan masyarakat.

“OPD diminta kreatif, inovatif, meningkatkan pelayanan tetapi tidak membuat masyarakat kesulitan. Dengan sarana dan prasarana yang ada, OPD juga diminta tetap semangat dalam melakukan pengelolaan PAD dengan baik dan transparan,” pungkas Adnan.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Pos terkait