Puasa Ramadhan Turunkan Berat Badan Hingga 1,5 Kilogram

Kinalang.news

Kinalang.news – Menjalani Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Jika dilakukan dengan benar dan khusyuk, berpuasa selama sebulan berat badan bisa turun hingga 1,5 Kilogram.

Tujuan utama Puasa Ramadhan adalah meningkatkan iman dan takwa sebagai umat beragama. Namun, manfaat puasa terhadap tubuh manusia juga sangat besar.

“Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Berpuasalah niscaya kalian akan sehat.” (Hadis diriwayatkan Ath Thabrani dalam Mu’jam al Awsath)

Riwayat hadis ini menjelaskan secara subtansi dan tidak bertentangan dengan manfaat ibadah yaitu meraih kesehatan jasmani dan rohani. Berbagai riset kesehatan pun menyimpulkan Ibadah Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh atau imunitas.

Kalimat “niscaya kalian akan sehat” menjelaskan jaminan kesehatan bagi orang yang menjalankan ibadah puasa dengan baik. Hadis ini berbicara manfaat, dan tidak berbicara proses. Artinya puasa seperti apa yang menghasilkan kesehatan?.

Pola Makan

Manfaat kesehatan dalam menjalankan Ibadah Puasa sangat baik,  tetapi dengan beberapa catatan. Antaranya, dengan memperhatikan pola makan seimbang ketika berbuka dan sahur, istirahat cukup, tidak stres, dan olahraga cukup. Saat puasa konsumsi makanan dengan nutrisi seimbang sangat diperlukan untuk menjaga daya tahan tubuh.

“Dari Anas bin Malik RA berkata, “Nabi SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.” (HR Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Khuzaimah).

Dari hadits tersebut menjelaskan bahwa Nabi berbuka puasa tidak berlebihan. Tentunya berbuka puasa dengan makanan ringan sangat dianjurkan.

Jangan menyantap makanan susah dicerna seperti nasi, lambung yang beristirahat selama 12 jam, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mudah dicerna.

Sebagaimana sunnah Rasullah SAW menganjurkan beberapa butir kurma (atau makanan yang manis) dan air putih terlebih dahulu, lalu shalat Maghrib, dan setelah itu menikmati nasi beserta lauk pauk yang sehat dan bernutrisi.

Imun Meningkat Saat Puasa Ramadhan

Para ahli kesehatan tidak meragukan manfaat ibadah puasa dalam meningkatan sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Peningkatan imunitas akibat puasa diharapkan menjadi manfaat sendiri bagi umat muslim untuk terhindar dari bermacam virus.

Penilitian Manfaat Kesehatan Puasa Ramadhan

  1. Tubuh mendapatkan fase istirahat usus dan perut serta membantu detoksifikasi (pengeluaran racun dari dalam tubuh).
  2. Puasa juga bisa mengurangi kadar lemak tubuh. Kelebihan lemak tubuh bisa merusak keseimbangan sistem kekebalan tubuh manusia. Lemak yang banyak akan memicu produksi sel, yang menyebabkan peradangan pada organ tubuh, memicu munculnya penyakit pembuluh darah dan masalah kesehatan lainnya
  3. Rasa lapar memicu sel-sel induk dalam tubuh untuk memproduksi sel darah putih baru untuk melawan infeksi. Para peneliti menyebutkan bahwa puasa berfungsi sebagai ‘pembalik sakelar regeneratif’ yang mendorong sel induk menciptakan sel darah putih baru. Penciptaan sel darah putih baru inilah, yang menjadi dasar regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.
  4. Puasa bermanfaat dalam merestart sistem kerja tubuh. Kondisi ini membantu menciptakan lingkungan yang sehat bagi tubuh untuk meregulasi hormon. Mereka yang makan setiap tiga sampai empat jam sekali tidak sempat mengalami lapar, sehingga tidak merasakan kemampuan tubuh untuk menyampaikan sinyal lapar. Ketika asupan makanan untuk tubuh dihentikan selama 12 jam, tubuh dapat lebih fokus pada kemampuannya untuk meregenerasi sel.

Shalat sebagai ibadah utama dalam agama Islam. Namun Shalat juga memiliki manfaat besar bagi kesehatan jasmani fisik dan mental. Gerakan Shalat mempengaruhi berat badan.

Kesehatan Fisik

Gerakan Shalat, seperti berdiri, ruku, sujud, dan duduk. Gerakan ini membantu dalam:

  • Peningkatan Sirkulasi Darah: Gerakan shalat yang teratur dapat meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, membantu memperkuat jantung dan sistem peredaran darah.
  • Peningkatan Fleksibilitas: Posisi tubuh yang berbeda dalam shalat dapat meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi, membantu menjaga kesehatan fisik secara keseluruhan.
  • Membakar Kalori: Shalat dapat membakar kalori dan membantu dalam pengelolaan berat badan, terutama jika dilakukan secara rutin.

Kesehatan Mental

Shalat memberikan kesempatan untuk refleksi diri dan meningkatkan kesehatan mental dengan cara:

  • Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi: Proses shalat melatih seseorang untuk fokus pada ibadah, yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dalam aktivitas sehari-hari.
  • Membangun Rasa Syukur: Shalat membantu meningkatkan kesadaran akan nikmat yang dimiliki, membangun rasa syukur, dan mengurangi rasa cemas atau depresi.

(Stres dan Kecemasan)

Shalat merupakan waktu untuk berdoa dan merenung, yang dapat memberikan ketenangan pikiran. Beberapa manfaatnya meliputi:

  • Relaksasi: Shalat dapat menjadi waktu untuk relaksasi, mengurangi ketegangan dan stres yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mengalihkan Pikiran Negatif: Saat shalat, pikiran diarahkan pada kebesaran Allah, membantu mengalihkan perhatian dari masalah dan tekanan yang dihadapi.

Pola Tidur

Ritme harian yang melibatkan shalat lima waktu dapat membantu mengatur pola tidur. Dengan menjaga waktu tidur dan bangun yang teratur, kualitas tidur dapat meningkat.

Penulis/Editor: Redaksi

Pos terkait