Pemkot Kotamobagu Fasilitasi Sosialisasi Program Studi UMM

Sosialisasi Universitas Muhammadiyah Malang bersama Pemerintah Kota Kotamobagu.
Istimewa/Lam

Kinalang.news, Kotamobagu – Dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu membuka peluang pendidikan dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) terus dijalankan. Bentuk komitmen dunia pendidikan oleh pemerintah dibuktikan melalui sosialisasi Program Magister (S2) dan Doktor (S3) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Kotamobagu, Senin, 14 Juli 2025.

UMM atau Universitas Muhammadiyah Malang menyosialisasikan program Pasca Sarjana Doktor dan Magister yang turut dihadiri langsung para asisten serta seluruh jajaran Pemerintah Kotamobagu hingga para Camat, Lurah Kepala Desa atau Sangadi serta para Dosen Perguruan Tinggi Kotamobagu dan para Tokoh Muhammadiyah Sulawesi Utara.

Menurut Asisten III Pemkot Kotamobagu, Mochamad Agung Adati, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan agenda penting pemerintah sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).  Hal ini merujuk pada visi pembangunan jangka panjang berbasis inovasi, riset dan kebudayaan lokal.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Hari ini kami mengundang Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Manado (UMMA) dalam rangka sosialisasi Program Strata Dua dan Program Doktoral. Khusus untuk program Doktoral, Pemerintah Kota Kotamobagu memiliki program strategis 100 Doktor, yang merupakan program unggulan dari Wali Kota, Wenny Gaib dan Wakil Wali Kota, Rendy Virgiawan Mangkat,” ucap Agung.

Kegiatan tersebut juga dikatankannya terbuka secara umum dengan target strategis IPM Kotamobagu yang akan sejalan dengan semangat Kota Kotamobagu BERSAHABAT yang disingkat Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya dan Inovatif.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah akan menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak, Kampus Mita, BUMN, Perusahaan Swasta dan peluang Program Beasiswa Kementrian dan Lembaga Riset Nasional.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Ditambahkan Tim Pengkaji Kebijakan Daerah (TPKD) Syarif Rakhmat Mokoginta, menjelaskan bahwa program ini dirancang berbasis Kemitraan Strategis dalam pendanaan.

“Skema program tidak mengandalkan pembiayaan penuh dari Pemerintah Daerah, melainkan bersifat kolaboratif. Pemerintah Kota Kotamobagu akan memfasilitasi Klinik Persiapan Beasiswa Doktoral, pelatihan academic writing, serta pendampingan penyusunan proposal riset berbasis kebutuhan lokal,” ujar Syarif.

Mitra strategis dalam program ini mencakup UMM, BRIN, LPDP, Dikti, Bappenas, BSKAP, serta CSR dari BUMN dan sektor swasta, Perguruan Tinggi yang memiliki program beasiswa seperti UMM dan kampus-kampus Nahdlatul Ulama, serta CSR dari BUMN dan swasta lokal.

Sebagai tindak lanjut kegiatan ini, akan segera dilaksanakan penandatanganan MoU antara Pemkot Kotamobagu dan Universitas Muhammadiyah Malang, penyelenggaraan Klinik Persiapan Beasiswa Doktoral, Workshop Pengembangan Proposal Riset Daerah sebagai Pembangunan Berbasis Data dan Kearifan Lokal. Serta penguatan jejaring beasiswa lintas Kementerian, Lembaga riset, perguruan tinggi, dan CSR.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Program ini menyasar ASN di bidang strategis, Dosen, Guru, serta Masyarakat umum yang memiliki komitmen terhadap pembangunan lokal berbasis budaya dan teknologi tepat guna.

Program 100 Doktor adalah komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam membangun generasi unggul, ilmiah, dan berdaya saing global, namun tetap berakar kuat pada inovasi dan Budaya lokal.

“Melalui sinergi dengan Perguruan tinggi terbaik dan lembaga strategis Nasional, kita membangun masa depan Kota Kotamobagu yang cerdas, mandiri, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Pos terkait