BOLTIM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) lagi – lagi meraih penghargaan dalam bidang kesehatan. Kali ini datang pada program penanganan Stunting.

Keseriusan Pemkab Boltim dibawah kepemimpinan Sam Sachrul Mamonto, mencegah dan menangani Stunting secara signifikan menurunkan kasus.
Penghargaan tersebut atas penanganan pada tahun 2023. Dengan begitu, Pemkab Boltim masuk kategori penanganan terbaik ke Enam dari 15 Kabupaten dan Kota di Sulut.
Kepala Bappeda Boltim James Kinontoa menerima langsung piagam penghargaan yang diserahkan simbolis oleh Asisten III Pemprov Sulawesi Utara, Fransiskus Manumpil secara bersamaan dengan perwakilan Kabupaten dan Kota se-Sulut.
Hasil tersebut mendasari penilaian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) belum lama ini.
Pemkab Boltim juga berhasil dalam kinerja terbaik 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting tahun 2023.
Kepala Bappeda Boltim Jams Kinontoa, mengatakan hasil dan capaian itu patut dibanggakan secara bersama. Hal itu kata Kinontoa berkat dorongan dan arahan serta ketegasan dari pimpinan daerah.
“Penanganan Stunting sudah menjadi program prioritas secara Nasional. Namun, dalam memaksimalkan pencegahan, dalam setiap rapat Bapak Bupati tegas dalam mengarahkan,” ungkapnya.
Selain itu lanjutnya, hasil ini juga karna adanya kerjasama yang baik stakholder dan masyarakat Boltim untuk meminimalisir penyebaran Stunting.
“Sebagai bagian dari Pemerintah harapan nya langkah serta upaya mencegah serta menurunkan angka Stunting lebih maksimal lagi,” tutupnya kepada KinalangNews.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







