BOLTIM – Kebijakan DR. Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si, mengusulkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahun 2024 agar memprioritaskan warga Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) direspon baik.
Usulan yang disampaikan Sam Sachrul sebelum mengajukan cuti kampanye sebagai calon Bupati Kabupaten Boltim diterima dan dikembalikan ke Daerah unuk syarat perekrutan. Demikian dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Abdal Mamonto, S.Sos kepada KinalangNews, Rabu (02/10/2024).
Ditengah tahapan perekrutan P3K tahun 2024, Abdal mengatakan, BKPSDM melakukan penyesuaian dan koordinasi untuk proses pelaksanaan penerimaan. “Kami beberapa kali melaksanakan Rapat Panitia dalam rangka penerimaan P3K. itu dimulai 30 September sampai 20 Oktober 2024,” ujarnya.
Mengenai usulan Bupati Sam Sachrul saat sebelum pengajuan cuti kata Abdal, telah direspon oleh KemenPAN-RB. Perekrutan tahun ini secara terbuka memprioritaskan Masyarakat Boltim dengan target meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Sebenernya ada Juknis (Petunjuk Teknis) yang mengatur. Namun jauh sebelum itu, Bapak Sam Sachrul sudah menyurat agar kalau boleh dikhususkan untuk calon P3K yang berdomisili Boltim untuk peningkatan IPM. Dan usulan itu diterima,” ungkapnya.
Menurut Abdal, sejak Tahun 2022, Kabupaten Boltim telah menerima sebanyak 608 P3K sesuai kouta bidang dari Kemenrtian yang mempengaruhi keanikan IPM Boltim. “Tahun 2024 ini, Boltim mendapat kuota 157 dari bidang teknis, kesehatan dan pendidikan, penerimaan P3K,” jelasnya.
Tak hanya sekedar mengusulkan kata Abdal, bahkan dalam kebijakan anggaran, P3K menjadi keutamaan dan mendapat ketambahan APBD meskipun merupakan merupakan progam pusat, “Tujuan ini agar orang Boltim punya peluang untuk bekerja, memandang dukungan politik. Memang program ini dari pusat, namun kebijakan Bupati melakukan intervensi dengan menambah anggaran walaupun minim anggaran. Tetapi ini merupakan bentuk kepedulian dari Bupati,” terang Abdal.
Ia menjabarkan, target IPM Boltim sebagaimana diharapkan Pemerintah selama Sam Sachrul menjabat, bisa mengangkat seluruh tenaga Honorer Boltim menjadi P3K.
“Semenjak menjabat, Bapak Sam Sachrul telah berkomitmen mengangkat seluruh honorer yang terdaftar sesuai data base BKN. Sehingga dihitung keseluruhan sudah mendekati target. Jika ditambah kuota tahun ini, jumlah P3K Boltim kurang lebih hampir 800-an, berarti tinggal sedikit tenaga Honer di Boltim,” tuturnya.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







