Pembangunan Jalan Togulu – Inalum Disorot Warga Dapat Apresiasi Kadis PUTR

Kinalang.News, BOLTIM – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Haris Sumanta, ST memberikan apresiasi terhadap warga yang ikut mengawasi program Pemerintah terkait pembangunan serta peningkatan jalan yang ada di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Hal itu datang dari sebuah kritikan warga lewat salah satu media yang mempersoalkan kualitas pengerjaan jalan Togulu – Inalum dengan pagu Rp 3.200.675.694.52,- berlokasi di Kecamatan Tutuyan yang sudah memasuki 90 persen tahap pekerjaan.

Sebelumnya petugas lapangan yakni pengawas pekerjaan Dinas PUTR Boltim, Natan menanggapi adanya sorotan warga terkait teknis pekerjaan jalan Togulu – Inalum. Namun menurutnya, kegiatan tersebut masih dalam tanggungjawab kontraktor selaku pihak ketiga.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Mungkin aspal yang rusak. Tapi itu masih dalam masa pelaksanaan, jadi masih menjadi tanggungjawab pihak penyedia untuk memperbaiki,” ungkap Natan kepada Reporter KinalangNews, Kamis (23/11/20.

Mengenai kondisi lapangan kata Natan, ada beberapa titik yang mengalami kerusakan aspal namun sudah di respon oleh pihak penyedia. “Menurut penyedia secepatnya mereka akan lakukan perbaikan,” katanya.

Senada ditanggapi Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR, Wiwin Mokoagow. Ia mengatakan, perbaikan sejumlah titik yang berkaitan dengan proses pengaspalan sudah dikonfirmasi dengan kontraktor pelaksana. “Ada sedikit musibah waktu pelaksanaan pekerjaan, pekerjaan masih berjalan nanti penyedia tanggung jawab akan di perbaiki,” terang Wiwin.

Kepala Dinas PUTR Boltim Haris Sumanta ST, menjelaskan bahwa setiap kegiatan yang lewat kontrak kerja bersama pihak ketiga pada masa pelaksanaan sepenuhnya menjadi tanggungjawab penyedia. Secara teknis menurutnya pihak Dinas PUTR melakukan pengawasan atas setiap kegiatan dan ditemui ada berapa kendala di lapangan.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Sekarang masih masuk dalam masa kontrak, berarti segala bentuk kekurangan – kekurangan masih menjadi kewajiban penyedia untuk melakukan perbaikan terkait kualitas dan kuantitas, dalam metode pengawasan diawasi langsung berdasarkan teknis dan tentu sesuai spesifikasi nya. Tapi kejadian di lapangan yang tidak diharapkan bisa terjadi, contoh seperti Tire Roller atau alat pemadat aspal beroda karet yang mengalami kendala sehingga terjadi keretakan kurang lebih 10 meter dari yang dikerjakan pada hari itu sepanjang 600 meter,” jelas Ai sapaan akrabnya.

Sehubungan dengan kritikan kata dia patut di apresiasi, karena sangat membantu Dinas PUTR Boltim dalam hal pengawasan. Ia pun berharap bantuan berupa pengawasan bisa terus ada sebagai tolok ukur pembangunan khususnya pekerjaan umum.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Terkait kritikan yang disampaikan masyarakat, kami sangat mengapresiasi itu. Dan itu membantu kami dalam pengawasan kegiatan di lingkup Dinas PUTR Boltim. Kami sangat mengharapkan bantuan seluruh lapisan masyarakat untuk mengawasi berbagai pekerjaan,” harapnya.

Penulis/Editor: Ryan/Redaksi

Pos terkait