KinalangNews, BOLTIM – Assessment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) mulai diterapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Senin (24/10/2022).
“Ada 60 SD (Sekolah Dasar,red). Jumlah siswa yang ikut ANBK sebanyak 1.120 orang,” ungkap Yusri Damopolii, Kepala Dikbud Boltim.
Ia menjelaskan, ANBK merupakan sistem evaluasi Nasional pengganti Ujian Nasional yang merupakan program dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbud – Ristek) Republik Indonesia.
“Tujuannya, untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar siswa. Adanya ANBK dapat mengetahui perbaikan kualitas belajar mengajar yang mana perlu ditingkatkan lagi. Apabila proses pembelajaran dengan baik tentu tentunya hasil belajar murid akan maksimal,” tuturnya.
ANBK tersebut dibagi empat gelombang. Pada gelombang satu dan dua mulai tanggal 24 – 28 Oktober. Sementara, gelombang tiga dan empat pada tanggal 31 Oktober sampai 3 November, peserta kelas 5 menuju kenaikan kelas 6 SD.
Pihak Dinas kata Yusri, sudah mengantisipasi kendala listrik dan jaringan. Namun, telah koordinasi dengan pihak PLN serta pemberitahuan pelaksanaan ANBK.
“Kami harap pihak PLN menjaga pasokan listrik supaya pelaksanaan dapat berjalan dengan baik. Saya juga minta setiap Sekolah sediakan mesin genset sebagai antisipasi,” imbuhnya.
Mengenai hasil ANBK diinformasikan kedalam nila rapor siswa di sekolah masing – masing oleh Kemendikbud – Riset RI sebagai acuan pihak sekolah dalam melaksanakan program dan kegiatan.
Penulis/Editor: Ryan/Redaksi







