Diduga Menghina Penyandang Disabilitas, Zinidin Zidan dan Tri Suaka Menuai Kecaman

Kinalang.News- Belum selesai masalah lama, timbul masalah baru. Ini yang sedang dialami oleh Zinidin Zidan dan Tri Suaka.

Belakangan ini keduanya menjadi sorotan dan kecaman dari pengguna media sosial. Hal itu menyusul dengan videonya yang meng-cover dan memparodikan lagu selingkuh milik Kangen Band.

Dalam video yang tersebar di media sosial terlihat keduanya menirukan mimik wajah dan gestur Andika Kangen Band seakan meledek, hingga menyusul somasi dari Andika Kangen Band terhadap mereka.

Tidak sampai di situ, kini Zinidin Zidan kembali menuai kecaman setelah diduga memperagakan layaknya Anak Berkebutuhan Khusus atau ABK. Dalam video terlihat Zinidin dan Tri Suaka sedang berada di sebuah layanan kesehatan. Keduanya terlihat seperti baru menjenguk seseorang.

Dalam video itu terlihat awalnya Zinidin Zidan berjalan dengan mimik muka yang mengerutkan wajah dan menoleh ke kanan dan kiri. Zinidin juga terlihat menunjukkan mimik wajah seperti ABK termasuk anggota tubuh lainnya seperti tangannya. Di akhir video Zinidin Zidan pun tertawa.

Sontak unggahan tersebut menuai banyak kritik dari orang tua khususnya mereka yang memiliki anak ABK.

Aku yg punya anak ABK tersinggung melihat ini,” tulis netizen.

“Sebagai Ortu ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS aku sangat tersinggung dengan vt ini.. apa maksudnya mereka yaa Allah,” ujar netizen lainya.

Belagu ni bocil, ngga pernah diajari adab ya, minta digampar,” komentar lainnya.

Sementara itu, melalui akun instagramnya, Zindin Zidan angkat bicara. Diungkapnya dia tidak berniat untuk melecehkan atau menghina ABK.  “Kepada orang tua yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Demi Allah, saya dan Bang Tri Suaka tidak ada niat sama sekali untuk melecehkan atau menghina Anak Berkebutuhan Khusus,” tulis dia.

Zinidin juga mengungkap bahwa apa yang diperagakannya dalam video tersebut merupakan gerakan KULBET yang tengah trend di TikTok atau Instagram. Yang mana gerakan tersebut bukan dia dan Tri Suaka yang menciptakan atau mempopulerkannya.

“Apa yang kami peragakan dalam video yang viral belakangan, adalah gerakan dalam trend KULBET (kul banget) yang populer di Tiktok/IG. Gerakan itu pun bukan kami yang menciptakan dan mempopulerkan. Kami membuat video itu saat trend kulbet sedang ramai. Bapak dan Ibu bisa cek trend kulbet di TikTok maupun IG,” lanjut dalam unggahannya. (*)

 

Pos terkait