Belum Disimpulkan, Pembahasan Penetapan APBD Tahun 2024 Berlanjut

KinalangNews, BOLTIM – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melanjutkan pembahasan terkait Penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 bersama Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Kamis (30/11/2023).

Pembahasan yang berlanjut sampai pukul 18.00 WITA diruang Komisi Satu Sekretariat Dewan (Setwan) masih belum ada titik terang oleh kedua pihak.

Padahal terinformasi, deadline waktu penetapan APBD 2024 paling lembat dilaksanakan pada 30 November 2023 secara ketentuan.

Asisten Bidang Administrasi Umum Drs Rusmin Mokoagow yang kebetulan bersua dengan KinalangNews di Gedung DPRD mengatakan masih menunggu seperti apa kelanjutannya.

“Belum ada kesimpulan, masih akan dilanjutkan pembahasan,” ungkap Rusmin yang saat itu bersama M.R Alung Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boltim.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Mokoagow sendiri belum bisa menanggapi lebih mengenai keterlambatan penetapan APBD Tahun 2024 oleh DPRD. “Saya belum bisa menanggapi sambil menunggu hasil nya seperti apa?” Kata Rusmin.

Sebelumnya pada Rabu 29 November kemarin, TAPD dan Banggar tengah membahas usulan APBD Tahun 2024 tersebut.

Kabarnya pada pertemuan itu Banggar meminta pengurangan Tambahan Penghasil Pegawai (TPP), Kendaraan Dinas hingga pengurangan Anggaran Hibah penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan beberapa kegiatan lainnya.

Hal itu dibenarkan oleh Mokoagow. Menurutnya demikian yang berkembang dalam pertemuan pada Rabu kemarin. Namun kemudian menjadi pertimbangan oleh TAPD mendasari regulasi.

“Iya. Akan tetapi kami mempertimbangkan itu secara regulasi mengingat berbagai ketentuan yang mengikat,” bebernya.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Disisi lain, pada beberapa pertemuan yang diagendakan sebelumnya, Banggar DPRD Boltim meminta Anggaran Rp35 Miliar terhadap TAPD hingga menyusut pada jumlah Rp28 Miliar hasil negosiasi.

Sebagaimana dikatakan Ketua DPRD Boltim Fuad Landjar, SH kepada awak media diruang kerjanya bahwa permintaan Banggar mentok diangka Rp28 Miliar.

“Jumlah itu merupakan kebutuhan DPRD untuk tahun 2024, akan ada beberapa kegiatan tambahan yang menjadi penting secara kelembagaan. Apalagi ada Perpres 53 yang mengatur kebutuhan DPR, sementara usulan TAPD belum melalui pembahasan bersama Banggar,” jelas Fuad Rabu kemarin.

Belum terkonfirmasi apa alasan Banggar pada pertemuan kedua hari ini? pantauan media ini pembahasan keputusan penetapan APBD Tahun 2024 masih berlanjut hingga pukul 19.28 WITA di Gedung DPRD Boltim.

Penulis/Editor: Ryan/Redaksi
Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Pos terkait