Kinalang.news, Kotamobagu – Program Revitalisasi Sekolah SMK 23 Maret Kotamobagu memasuki 44,5 tahap pekerjaan. Dengan batas waktu yang ditentukan pekerjaan rehabilitasi gedung SMK 23 Maret Kotamobagu tersebut dipastikan terealisasi 120 hari kerja.
Program Pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 7 tahun 2025, revitalisasi sekolah bertujuan memperbaiki dan membangun kembali satuan pendidikan dengan skema swakelola itu mendapat kucuran dana Rp914.568.000, untuk rehab ruangan Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) beserta isinya.
Kepala Sekolah SMK 23 Maret, Arwin Nur Mokoginta, S.Pd, menyatakan dengan optimis kesiapan pihak sekolah akan memacu pekerjaan sebelum batas waktu yang ditentukan. Sejak Agustus dimulai pekerjaan, kata dia, progress sudah 44.5 persen capaian.
“Alhamdulilah proses pekerjaan sudah pada capaian 44,5 persen dan dipastikan selesai tepat waktu,” ujar Mokoginta, pada wartawan, Rabu (24/09).
Ia juga mengungkapkan, progress pekerjaan dilaporkan setiap minggu nya serta pengawasan pekerjaan setiap hari dilakukan.
“Pengawasan proses pekerjaan terus diawasi. Hari ini (Rabu) kami kedatangan tim ahli Poli Teknik Manado untuk peninjauan pekerjaan,” terangnya.
Pekerjaan yang sementara berlangsung tersebut tidak mempengaruhi proses belajar mengajar guru dan siswa. Pihak Sekolah menggunakan ruangan di gedung Akademi Kebidanan (Akbid) yang merupakan satu Yayasan.
“Proses belajar mengajar masih seperti biasanya, kami pinjam beberapa ruangan gedung Akbid untuk sementara waktu,” jelasnya.







