KinalangNews, BOLTIM – Puncak Perayaan Mooat Horticulture Fest (MHF) Tahun 2023 berlangsung meriah. Setelah digagasnya Festival Budaya oleh Pemerintah Daerah (Pemda) dibawah nahkoda Bupati (Dr) c. Sam Sachrul Mamonto, S.Sos,.M.Si terselenggara dengan baik.
Kali ini MHF 2023 yang berpusat di Destinasi Wisata Daerah Wisma Danau Mooat menyita banyak perhatian Warga Boltim hingga daerah tetangga.

“Tujuan kegiatan ini antara lain untuk memperkenalkan Destinasi Wisata Danau Mooat, sekaligus bentuk pelestarian budaya adat Minahasa di Bolaang Mongondow Timur,” kata Bupati saat menyampaikan sambutan Pemerintah, Kamis (02/11/2023).
Menurut Bupati Wisma Danau Mooat merupakan lokasi wisata yang bersejarah puluhan tahun lamanya. Momentum MHF mengenang kembali keindahan tempat wisata dibalut dalam acara kebudayaan.

“Pada masa kejayaannya tempat ini menjadi tujuan wisata masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR) bahkan dari luar BMR, seiring berjalannya waktu tempat ini juga mulai terlupakan. Dan pada hari ini saya merasa sangat senang karena tempat ini kembali dipadati masyarakat BMR bahkan dari luar BMR,” ujarnya.
Namun Bupati berharap Wisma Danau Mooat menjadi perhatian bersama baik Pemerintah Daerah sampai ke tingkat Desa untuk pengembangan destinasi yang akan mendatangkan para turis lokal maupun turis mancanegara.

“Dengan melihat antusias masyarakat yang hadir hari ini, saya selaku Pemerintah Kabupaten meminta kepada pemerintah setempat dan masyarakat Boltim untuk sama-sama menjaga serta mengembangkan kembali tempat ini agar bisa menjadi tujuan turis-turis lokal maupun turis dari mancanegara dikemudian hari,”harapnya.
Melalui momentum itu, Bupati menyampaikan bahwa event MHF ini juga sebagai wujud syukur masyarakat khususnya Kecamatan Mooat yang terdiri dari sepuluh Desa. Dimana masing-masing Desa membuat stand berhiaskan berbagai hasil panen hortikultura, yang nantinya dibagikan kepada masyarakat pengunjung.

“Saya berterima kasih kepada para pengunjung yang datang, juga kepada Masyarakat Kecamatan Mooat. Sebab, meskipun saat ini harga kentang, sayur dan lainnya sedang naik akibat musim kemarau, tapi warga masih sempatnya berbagi berkat dengan para pengunjung,” tambah Bupati.
Besar harapan nya, kedepan pelaksanaan event MHF seperti ini harus lebih baik lagi dengan kesiapan perencanaan.
“Dalam melaksanakan event sebesar ini, kita harus membuat perencanaan yang matang, terutama jalur lalu lintas jangan sampai mengganggu pengguna jalan umum. Sebab, event sebesar ini pasti akan menimbulkan kemacetan yang luar biasa,” harap Bupati.

Bupati yang mengenakan baju Adat Minahasa didampingi istri tercinta Ny.Seska Ervina Budiman, S.Sos, menunjukkan bentuk hormat nya atas keberagaman kultur di Daerah yang dipimpinnya. Bertepatan puncak perayaan MHF ini juga menampilkan berbagai seni tari dan musik adat Minahasa.
Melalui momentum event tahunan tersebut Bupati dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Budaya Minahasa oleh Masyarakat Boltim berdarah Minahasa.
Advetorial







