Penarikan Kendis di Rudis Wabup Dijadikan Polemik, Satu Unit Kedapatan Rusak, Sparepart Bahkan Hilang

KinalangNews, BOLTIM – Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) melayangkan surat penarikan Kendaraan Dinas (Kendis) ke Wakil Bupati (Wabup) Oscar Manoppo, untuk digunakan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintahan Daerah (Pemda) setempat sebagai operasional.

Berdasarkan Surat keluar nomor, 020/Setda.Kab/0996/2022, bersifat penting dengan hormat meminta kepada Wabup, dalam rangka menunjung kegiatan operasional Pemerintahan, Pembangunan dan Pelayanan Kemasyarakatan di SKPD. Untuk itu dibutuhkan kendaraan Dinas guna optimalisasi kegiatan.

Adapun kendaraan yang beroperasi di Rumah Jabatan Wakil Bupati sebanyak lima unit. Dalam surat tersebut dibutuhkan untuk operasional SKPD sebanyak tiga unit.

“Ada beberapa unit yang kami Surati untuk digunakan sebagai operasional SKPD, diantaranya mobil Toyota Venturer DB 26 N, Toyota Rush DB 1520 N dan DB 25 N, Honda CRV. Padahal penarikan unit jelas untuk operasional di SKPD yang tidak memiliki Kendis,” ungkap Kepala Bagian Umum, Abdal Mamonto, kepada KinalangNews, Jumat (20/05).

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Namun sangat disesalkan penarikan unit Kendis tersebut dijadikan polemik. Menurut Abdal, Surat penarikan sudah turun sejak beberapa hari lalu, bahkan dari permintaan tersebut baru dua unit yang dikembalikan, dengan kondisi tidak terawat bahkan ada yang sengaja dirusak.

“Tiga unit kami minta dan itu jelas penggunaan nya dalam surat itu. Namun, baru Inova dan Rush yang diserahkan, sedangkan rush di kembalikan dalam keadaan rusak tidak bisa jalan sudah di preteli, baterainya bukan di cabut tapi sengaja di potong dengan alat tajam. Sebab, kabelnya dan ada beberapa sparepart yang dicabut, diambil. Kabarnya penarikan mobil itu menjadi polemik, tentu hal ini sangat disayangkan. Karena sejak diserahkan kondisi unit dalam keadaan baik tidak ada masalah,” jelasnya.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Abdal menambahkan, jika diimbangi dengan Kendis Bupati, yang hanya ada dua unit Kendis, bahkan satu unit Pick Up Grandmax milik Bagian Umum dipinjamkan sementara untuk operasional Rudis Bupati.

“Kalau dilihat dari fasilitas Kendis, untuk Bupati sendiri hanya ada dua, Fortuner DB 1153 N dan Sedan Camry DB 1132 N, ada Pick Up Grandmax juga tapi itu punya Bagian Umum, hanya digunakan sementara untuk operasional di Rudis,” ungkap Mamonto.

Alasan penarikan Kendis lanjutnya sudah jelas peruntukannya sebagai operasional SKPD, namun respon yang didapatnya dalam penarikan tersebut sangat tidak harus. Sehingga kata Abdal, persoalan pengerusakan yang terjadi pada unit Kendis akan diselesaikan secara hukum.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Dalam surat itu sudah jelas digunakan untuk apa? Tapi masih dijadikan polemik bahkan ada upaya pengerusakan hingga sparepart di Kendis lainya hilang. Tentu ini akan di laporkan ke pihak berwenang yaitu Polisi,” tutupnya kesal.

Penulis/Editor: Redaksi

Pos terkait