Kinalang.news, Kotamobagu – Pembentukan Koperasi Merah Putih Kota Kotamobagu rampung seratus persen. Hal itu mendapat pujian Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus, kepada Walikota Weny Gaib, dalam kegiatan peluncuran dan dialog pembentukan Koperasi Merah Putih Desa dan Kelurahan di Provinsi Sulut.
Di hadapan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDTT) Republik Indonesia (RI) Yandri Susanto, Gubernur Yulius memberikan apresiasi terhadap Walikota Weny atas capaian tercepat menyelesaikan pembentukan Koperasi.
Begitu kata Gubernur Yulius saat menyampaikan laporan perkembangan tahapan pembentukan Koperasi Merah Putih di Aula Mapalus, Kantor Gubernur akhir mei 2025 yang turut dihadiri langusng Menteri Yandri Susanto. Kota Kotamobagu menjadi salah satu daerah tercepat membentuk Koperasi Merah Putih.
“Pak Gubernur saat menyampaikan laporan kepada Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia dan semua yang hadir, menyampaikan bahwa Kota Kotamobagu sudah seratus persen pembentukan Koperasi Merah Putih. Beliau memuji Pak Wali Kota karena capaian tersebut diraih dalam waktu singkat,” ungkap Camat Kotamobagu Barat sekaligus Plh. Lurah Molinow, Sofyan Abdjul, S.E., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi serupa juga disampaikan kepada seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Utara yang telah menunjukkan komitmen dalam percepatan pembentukan koperasi sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kotamobagu, Ariono Potabuga, S.Pd., M.E., menjelaskan bahwa dalam kegiatan peluncuran tersebut, sejumlah informasi penting disampaikan terkait dukungan pendanaan dan infrastruktur bagi koperasi.
“Pada kegiatan tersebut disampaikan bahwa pendanaan untuk Koperasi Merah Putih akan difasilitasi oleh pemerintah melalui kredit perbankan,” ujar Ariono.
“Selain itu, untuk fasilitas bangunan koperasi, dapat memanfaatkan gedung-gedung milik pemerintah desa, kelurahan, pemerintah daerah, atau pemerintah pusat. Penggunaannya bisa diajukan melalui mekanisme peminjaman resmi,” tambahnya.
Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan pejabat tinggi diantaranya, Wamen Kemendes-PDTT, Ahmad Riza Patria, Wamen Koperasi Republik Indonesia, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen. TNI. Yulius Selvanus., S.E., Anggota DPR RI, Dra. Yasti Soepredjo Mokoagow, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Ir. Kasan., M.M., Jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, para pejabat dilingkungan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Para Kepala Daerah, para Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, para Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi serta para Lurah dan Kepala Desa se – Provinsi Sulawesi Utara.







