BOLTIM – Upaya maksimal Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menyukseskan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tahun 2024 secara serentak berbuah hasil.
Boltim berhasil masuk daerah tertinggi ketiga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) angka partisipan yang menyalurkan hak suara memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 lalu.
Hal ini pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi KPU Boltim atas terlaksana nya Pemilukada tahun 2024. Ketua KPU Boltim Rusmin Mamonto, mengklaim keberhasilan penyelenggaraan Pilkada 2024 bersama empat Komisioner KPU lainnya beserta jajaran hingga Badan Adhoc mencapai keberhasilan.
Demikian disampaikannya sebelum mengakhiri Rapat Pleno Penetapan Pasangan Calon terpilih yang dipimpinnya pada Kamis malam.
“Sebagaimana kita ketahui bersama dan telah kita saksikan bersama – sama bahwa, semua tahapan pemilahan serentak tahun 2024 telah selesai kami KPU Bolaang Mongondow Timur laksanakan,” ujarnya.
Dalam perjalanannya kata Rusmin, ada banyak dinamika dan tantangan yang telah dilalui dan dihadapi. Namun menjadi sebuah kesyukuran bagi jajaran KPU baik komisioner hingga Badan Adhoc di Tujuh Kecamatan.
“Semua proses yang kita laksanakan itu bahwa alhamdulillah berjalan tanpa kendala apapun. Keberhasilan kami KPU tak lepas dari peran dan dukungan semua yang hadir dalam rapat pleno ini,” kata Rusmin.
“KPU sebagai pelaksana teknis tahapan pemilihan, kemudian ada teman – teman dari Bawaslu yang terus melakukan pengawasan proses tahapan pemilihan yang kita laksanakan ini, kemudian ada juga TNI/Polri dan juga dari kejaksaan yang terus melakukan pendampingan terhadap kami, serta memberi rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat. Sehingga kita bersama – sama bisa menyukseskan hajatan Nagara, yaitu pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur,” ungkapnya.
Selanjutnya Rusmin menambahkan peran Partai Politik (Parpol) yang mengusung Pasangan Calon, baik pasangan nomor satu dan nomor urut dua, terus melakukan koordinasi dengan KPU demi mensukseskan Pilkada 2024.
Paling penting lanjut Rusmin, jumlah partisipasi pemilih mencapai angka 84,87 persen. Hal itu merupakan tertinggi ketiga di Sulawesi Utara (Sulut).
“Yang tak kalah pentingnya juga, ada peran dari 53.563 jumlah pemilih di Boltim, yang sudah menyalurkan hak pilihnya di 150 TPS. Sekali lagi Alhamdulillah bahwa Boltim, angka partisipasi pemilih berada diangka 84,87 persen atau tertinggi ketiga di Sulut,” jelasnya.
Rusmin menyatakan ini menjadi capaian yang tak lepas dari buah hasil kerjasama semua pihak terlibat, “InsyaAllah, apa yang kita lakukan atau hasil kerja kolektif kita bersama itu, tercatat sebagai amal baik atau bernilai pahala disisi Tuhan yang Maha Kuasa, Allah SWT,” harapnya.
Atas klaim tersebut, Rusmin mengklarifikasi berapa hal kinerja KPU sepanjang masa tahapan, hingga titik perjuangan di Mahkama Konstitusi (MK) sampai pada hasil putusan.
“Diforum yang istemawah ini, hari ini, saya bisa mengklaim bahwa Pilkada Boltim berjalan sukses. Beberapa hal yang perlu saya beberkan, kesuksesan penyelenggaraan Pemilu, dimulai dari tahapan pemilih, praktis tidak ada persoalan apapun. Masyarakat Boltim yang memiliki hak pilih, semua kita jamin,” bebernya.
“Rekomendasi dari teman – teman Bawaslu, saran perbaikan kita tindak lanjuti demi data pemilih yang kita sajikan. Terbukti juga, seperti saya sampaikan diawal tadi bahwa, urusan daftar pemilih khusus itu atau berkaitan dengan daftar pemilih itu diuji oleh pasangan calon tertentu di MK. Tapi Alhamdulillah, putusan MK membutkitkan bahwa proses perbaikan data pemilih itu sudah sesuai regulasi yang ada,” terang Rusmin.
“Adapun terkait tahapan pendaftaran calon, tahapan kampanye pasangan calon yang di dalamnya ada dua kali Debat Kandidat, Kampanye logistik dan kampanye pasangan calon, bahkan penyaluran logistik surat suara, Alhamdulillah semua berjalan lancar,” tutur Rusmin.
Menurutnya, jika dibandingkan dengan pemilihan sebelumnya atau pelaksanaan pemilihan daerah lain, tahapan logistik selesai lebih awal dari jadwal yang ditentukan. Meskipun banyak menyita perhatian publik Boltim dalam pendistribusian logistik.
“Alhamdulillah berjalan lancar. Ada hal yang menyita perhatian publik, menjadi isu paling hangat di Boltim mengenai logistik. Di forum ini perlu kita sampaikan bahwa wajar ketika ada pihak tertentu, mungkin mencurigai atau meyakini kerja KPU. Tapi Alhamdulillah 27 November 2024, kita buktikan bersama bahwa tidak ada masalah dalam distribusi politik, tidak ada TPS yang kehabisan Surat Suara, tidak juga yang kelebihan Surat suara, itu membuktikan proses yang kita lakukan semua sesuai dengan regulasi,” tutur Rusmin.
Mengenai gugatan di MK, Rusmin membeberkan kesiapan KPU menghadapi gugatan sebagai termohon dan putusan MK bukti kinerja KPU telah sesuai dengan regulasi.
“Kemudian terakhir, untuk tahapan sengketa di MK, sejak awal menerima salinan permohonan dari pasangan calon lain, kami langsung bergegas bersiap, menghadapi sengketa yang ada di MK. Kami menyiapkan kuasa hukum, berkoordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU RI, menyiapkan alat bukti dan sebagainya, dan kami buktikan diproses persidangan kami sampaikan sesuai fakta yang terjadi di lapangan. Dan Alhamdulillah, seperti yang kita ikuti bersama, bahwa MK menyatakan gugatan tersebut ditolak, dan KPU sebagai termohon memenangkan gugatan,” bebernya.
Ia pun menyampaikan atas nama pribadi dan lembaga KPU menyampaikan terimakasih dan permohonan maaf terhadap semua yang terlibat dan ikut menyukseskan Pilkada 2024.
“Bila ada didalam pelaksanaan semua tahapan pemilihan yang kami laksanakan mungkin kurang maksimal, mohon untuk dikoreksi dan silahkan berikan kritik terhadap kami. InsyaAllah kritikan itu akan menjadi energi positif terhadap kami untuk perbaikan kerja-kerja politik kami kedepan secara kelembagaan. Dan kami ucapkan selamat untuk bapak Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku,sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih Boltim. Kami yakin dan percaya, Boltim Bangkit yang kita harapkan bisa di wujud nyatakan,” tutupnya.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







