KinalangNews, BOLTIM – Ada banyak cara yang dilakukan dalam mewarnai hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang ke 76 Tahun. Salah satunya datang dari para pilot paralayang yang turut berpartisipasi memperingati momentum Kemerdekaan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).
Richardo Fernando Pilot Paralayang PL-1 berhasil mengibarkan bendera Merah Putih pertama kali di langit Ibu Kota Kabupaten Boltim dan mendarat di Halaman Kantor Bupati tanpa kendala.
Dengan jarak tempuh 11 Kilometer (KM) Ido sapaan akrab Richardo, terbang dari puncak Site Banner dimana titik awal lokasi wisata paralayang, tepatnya di pegunungan wilayah Desa Togid, Tutuyan.
Berdasarkan pengalamanya, Ido mengaku pertama kali terbang sejauh 11 KM dengan waktu sekitar 24 menit, dari sebelumnya terbang dengan jarak 2-4 KM dengan akumulasi waktu 100 Jam.
“Paling lama di udara itu sekitar dua jam, tapi di Boltim ini kali pertama terbang paling jauh, jarak dari banner 11 KM untuk sampai disini (Kantor Bupati),” ungkapnya kepada pewarta, Selasa (17/08/21).
Sementara Kepala Dinas Rizky Lamaluta, yang juga berada di lokasi pendaratan pilot paralayang mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan program dari Dinas Pariwisata Boltim.
“Ini program Dinas Pariwisata, selain rangkaian memperingati hari kemerdekaan sekaligus uji coba dengan harapan, ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik untuk kunjungan para wisatawan di Kabupaten Boltim,” kata Rizky.
Dengan itu lanjut Rizky, kedepan akan dikembangkan segala potensi Sport Turism seperti paralayang karna boltim memiliki cuaca yang layak dengan paralayang.
“Kita akan mengembangkan potensi potensi seperti ini, Sport Turism, karna wilayah mendukung. Boltim itu memiliki cuaca yang bagus karna memiliki ketinggian 700 meter diatas permukaan laut, untuk wisata paralayang layak untuk terbang jarak jauh,” tutupnya.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







