Makin Parah!! Ruas Jalan Provinsi di Desa Lanud Ramai Keluhan, Dinas PUTR Boltim Layangkan Usulan

KinalangNews, BOLTIM – Ruas Jalan Provinsi, penghubung antar dua Kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) semakin memprihatinkan.

Kondisi itu pun ramai menjadi topik dikalangan masyarakat pengguna jalan. Bahkan, warga Desa setempat kesulitan untuk kesehariannya dalam beraktivitas.

Doc; Kondisi Jalan di Desa Lanud, Kecamatan Modayag, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara.
Doc; Kondisi Jalan di Desa Lanud, Kecamatan Modayag, Kabupaten Boltim, Sulawesi Utara.

Jalan penghubung antara Kecamatan Nuangan dan Modayag itu merupakan satu – satunya akses kedua wilayah tersebut.

Bahkan menjadi akses masyarakat di sejumlah Desa bagian selatan pesisir Boltim untuk menuju Kota Kotamobagu berbelanja kebutuhan dan usaha bagi palaku UMKM di wilayah Nuangan dan sebagian kecil Kecamatan Motongkad.

Melintasi jalan tersebut adalah pilihan utama bagi masyarakat pengguna jalan, baik pribadi hingga angkutan umum. Alasanya, jarak tempuh dari akses jalan cukup dekat hanya memakan waktu 1 Jam perjalanan.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Sayangnya, faktor cuaca menyebabkan badan jalan kurang lebih panjang 5 meter di satu titik mengalami longsor dan ambruk menyebabkan jalan putus.

Intensitas hujan mengakibatkan jalan putus sejak beberapa pekan terakhir. Semakin beresiko, warga setempat harus terpaksa bergotong royong meperbaiki sedikit demi sedikit lintasan agar bisa dilalui roda dua maupun roda empat meski agak kesulitan.

Tak hanya itu, keluhan semakin kontroversi dengan pro, kontra dilokasi saat warga yang berinisiatif memperbaiki jalan tersebut serta meminta keikhlasan sumbangan dana dari pengguna. Hal itu menyebabkan polemik dan meluas ramai postingan publik media sosial. Namun tak berangsur lama, insiatif warga setempat disetujui bersama untuk melanjutkan perbaikan secara gotong royong.

Doc; Kondisi Jalan di Desa Lanud, Kecamatan Modayag, Kabupaten Boltim, Sulut.
Doc; Kondisi Jalan di Desa Lanud, Kecamatan Modayag, Kabupaten Boltim, Sulut.

Adanya berbagai keluhan masyarakat hingga keluhan lewat postingan di media sosial, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boltim melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) langsung menanggapi persitiwa Jalan Provinsi tersebut.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

Plt. Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Boltim, Harris Pratama Sumantah, ST, MT, angkat suara bahwa jalan tersebut menjadi perhatian Pemerintah. Hal itu disusul dalam bentuk usulan ke Permerintah Provinsi sesuai kewenangannya.

“Pemkab tidak mengabaikan keluhan dari masyarakat, namun tetap diseriusi untuk perbaikan. Pemkab telah menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi karena kewenangan penanganan ada di Pemprov dan Pemkab telah berkoordinasi untuk secepatnya ada perbaikan,” ujar Asisten 2 yang juga Kadis juga Kadis PUPT Pemkab Boltim, Harris Pratama Sumantha, ST, MT.

Lanjut Sumantha, Pemkab sudah turun lapangan untuk melakukan pengecekan kerusakan ruas jalan Molobog-Modayag tersebut dan kemudian juga telah diusulkan ke Pemprov. “Apalagi ruas jalan tersebut merupakan akses penghubung antar Kecamatan yang juga akses perekonomian masyarakat sekitar. Dan atas usulan Pemkab Boltim, pihak Pemprov saat ini akan segera melakukan perbaikan,” terangnya.

Baca Juga :  PT ASA Terima Penghargaan di HUT ke-18 Boltim

“Pemkab telah mengusulkan agar segera ada perbaikan dan saat ini juga telah ditindaklanjuti oleh pihak Pemprov melalui Dinas PU Provinsi. Dimana Dinas PU Provinsi telah mengirim surat pemberitahuan ke Pemkab Boltim untuk penutupan sementara ruas jalan yang amblas tersebut, dalam rangka perbaikan. Ini akan secepatnya ditangani karena merupakan akses ekonomi masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Nuangan dan Modayag,” lanjut Sumantha lebih jelas.

Doc; Titik Jalan di Desa Lanud, yang bertahun - tahun belum diperbaiki.
Doc; Titik Jalan di Desa Lanud, yang bertahun – tahun belum diperbaiki.

Selain titik akses jalan yang putus peristiwa belum lama ini. Titik lainya di satu jalur yang sama juga sering dikeluhkan masyarakat karena membahayakan pengguna jalan hingga beberapa kali terjadi kecelakaan.

Banyak pengguna jalan yang mengeluh karna terkesan dibiarkan bertahun – tahun lamanya. Hanya turun ditinjau tapi belum ada perbaikan.

Penulis/Editor : Ryan/Redaksi

Pos terkait