KinalangNews, Boltim – Upaya Bupati Dr. (c) Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si medatangkan pembangunan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) terus dimaksimalkan.
Lewat kunjungan kerja ke Balai Wilayah Sungai, Bupati melakukan audiensi sekaligus koordinasi ke Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada 27 Maret 2024 belum lama.

Beragam usulan ditindaklanjuti Bupati Sam Sachrul satu diantaranya pembangunan jalan akses perumahan transmigrasi Balukut di Wilayah Motongkad, Program Jalan Nasional Sinisir menuju perbatas dengan Kotamobagu yang sementara pelebaran.
Namun Bupati berharap BPJN bisa merampungkan pekerjaan jalan akses tiga Kecamatan yakni Kecamatan Mooat, Modayag dan Modayag Barat.
“Kami berharap usulannya bisa dikerjakan, karena usulan ini untuk masyarakat Boltim. Kami juga telah menganggarkan biaya utilitas untuk mendukung pelebaran dan pembangunan jalan, termasuk dengan sarana milik PLN,” ujar Bupati Boltim.
Kepala Balai PJN, Hendro Satrio Mohammad Kamaludin (M.K), ST, MT., yang menyambut baik kunjungan Bupati Sam Sachrul yang didampingi kepala Dinas PUTR Boltim, Harris Sumanta, ST mengatakan, Pemerintah Boltim akan mendapat proyeksi pekerjaan yang telah diusulkan oleh Bupati Boltim beberapa waktu lalu.
BPJN akan mengakomodir peningkatan ruas jalan Matabulu-Jiko Belanga sepanjang 10,3 Km, kemudian Pelebaran 2 jembatan serta pemeliharaan sekaligus pelebaran jalan diantara ruas jalan Buyat-Molobog yang akan dikerjakan pada tahun 2024.
Selain itu, ada 7 jembatan yang akan diusulkan pembangunannya pada tahun 2025, dan sisanya 3 jembatan masih menuggu pengurusan lahan disekitar.
“Boltim akan kebagian proyeksi pembangunan dari usulan yang disampaikan oleh Bapak Bupati. Ada peningkatan jalan Matabulu-Jiko Belanga sebesar 40 Miliar Rupiah dan pelebaran 2 jembatan dikerjakan tahun 2024 dengan anggaran 8,3 miliar dan pemeliharaan sekaligus peningkatan jalan sepanjang Buyat-Molobong yang ke standar lebar 14 meter,” kata Kepala Balai PJN.
“Ruas jalan Jiko Belanga bulan Mei akan dimulai pekerjaannya, begitu juga dengan pelebaran Jembatan Tombolikat dan Kayumoyondi akan dimulai bulan mei juga. Nantinya akan menyusul sebanyak 7 jembatan di Boltim. Ada juga 3 jembatan yang telah dicek namun ada kendala soal lahan disekitar, yakni jembatan Bulawan, jembatan 1 Kotabunan dan jembatan 2 Kotabunan,” sambung Hendro.
Atas disetujuinya usulan yang turun sebelumnya di Kabupaten Boltim, Bupati Sachrul Mamonto menyampaikan rasa terimakasih nya atas nama Pemerintah dan Masyarakat Boltim.
“Terima kasih usulan yang lalu telah disetujui dan akan segera dilaksanakan. Mengenai pelebaran tiga jembatan yang masih terkendala lahan, kami akan langsung lakukan rapat untuk menyelesaikan sehingga pelebaran bisa bersama-sama dilaksanakan dengan pelebaran 7 jembatan yang lain,” ucap Sachrul.
Sebagai informasi, Bupati telah mengagendakan rencana pertemuan kembali guna menyampaikan presentasi usulan program prioritas di Kementrian PUPR.
Penulis/Editor : Ryan/Redaksi







