Kinalang.news, Bolsel – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi. Iskandar Kamaru, mengikuti materi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus, dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025.
Momentum Hardiknas Tahun 2025, diwarnai dengan tema “Gubernur Mengajar” melalui Zoom Meeting pada Jumat, 02 Mei 2025 yang dipusatkan tepatnya di SMA Negeri 1 Bolaang Uki.
Kegiatan yang dilaksanakan serentak tersebut dengan 15 Kabupaten dan Kota di Sulut diawali dengan penampilan tarian tradisional oleh Siswa, Siswi SMA Negeri 1 Kota Kotamobagu.
Penampilan tarian itu juga menyimbolkan keutuhan kultur dan budaya yang masih di pertahankan oleh Masyarakat Bolaang Mongondow Raya (BMR).
Dalam momentum tersebut Bupati Kamaru mendengarkan penyampaian Gubernur Yulius dalam materi “Wawasan Kebangsaan Untuk Generasi Muda”.
Gubernur memaparkan tentang pentingnya menjaga nilai – nilai Pancasila, cinta tanah air, serta membangun semangat persatuan dalam keberagaman.
Dalam penyampaiannya, Gubernur YSK sapaan akrab Yulius Selvanus mengajak para siswa agar menjadi generasi yang kritis, inovatif, dan memiliki integritas di tengah tantangan era digital dan globalisasi.
“Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang kita yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Serta didasarkan pada nilai pancasila dan UUD 45,” ujar pasangan dari Wagub Sulut, Victor Mailangkay.
Gubernur YSK mengingatkan bahwa pendidikan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan sikap tanggung jawab sosial serta menekankan peran penting pelajar sebagai agen perubahan dan pemimpin masa depan bangsa.
Peringatan Zoom Meeting dalam memperingati Hardiknas 2025, diikut oleh Bupati dan Walikota se-Sulut, bahkan para Kepala Sekolah dari masing-masing daerah, serta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara serta Kabupaten/Kota.
Bank Indonesia Perwakilan Sulut juga berpartisipasi dalam kegiatan ini dengan menyalurkan bantuan bagi siswa-siswi yang terdampak bencana banjir dan longsor beberapa waktu lalu, sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di daerah terdampak.
Hari Pendidikan Nasional atau Hardiknas merupakan yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia untuk memperingati kelahiran Ki Hadjar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan di Indonesia dan pendiri lembaga pendidikan Taman Siswa, diperingati pada tanggal 2 Mei setiap tahunnya







