KinalangNews, BOLTIM – Ada banyak hal bakal digenjot Dinas Pariwisata (Dispar) Boltim dalam mendongkrak kelanjutan program pembangunan sektor pariwisata sebagaimana visi dan misi Bupati, Sam Sachrul Mamonto, S.Sos, M.Si di tahun anggaran 2022 ini.
Penyesuaian program dengan keterbatasan anggaran setelah ditetapkan nya APBD 2022, dikemas dalam Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Daerah (Riparda).
Dampak dari pada Pandemi bukan menjadi hambatan Dispar Boltim untuk mendorong potensi alam dan kearifan lokal hingga pada proses promosi wisata yang berdaya saing.
Menurut Sekertaris Dispar Boltim, Ivan Assa, adanya program Riparda tahun ini menjadi parameter untuk mengatur sasaran pembangunan agar lebih baik lagi.
“Riparda baru tahun ini, dan penyusunan dokumen Riparda menjadi acuan untuk membangun pariwisata kedepan. Jadi disitu diatur agar terarah, pembangunan pariwisata di Daerah lebih efektif sasarannya,” ujarnya, Selasa (24/05/2022).
Tambahnya, anggaran Riparda berjumlah Rp196, 983, 280, – didalamnya tertuang berbagai agenda kegiatan untuk menunjang kesinambungan kerja.
“Dengan kesiapan anggaran yang ada, Dispar akan melaksanakan Pembangunan Kawasan, Titik objek wisata, Pemasaran, kelembagaan, serta Ekonomi kreatif. Semua termuat dalam Riparda,” terangnya.
Ada pun kelangsungan kegiatan sementara ini lanjut Ivan masih berhubungan dengan Bidang Kelembagaan dan Industri Pariwisata serta Bidang Pemasaran.
“Sambil jalan, sementara untuk giat yang dilakukan itu di Bidang Kelembagaan dan Industri Pariwisata ada pelatihan Lifeguard atau pekerja di lokasi wisata. Dan untuk Bidang Pemasaran masih dalam persiapan FDM (Festival Danau Mooat). Namun dengan keterbatasan anggaran nantinya akan bekerjasama dengan sponsor dari swasta,” tutupnya.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







