KinalangNews, BOLTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai mengimplementasikan kurikulum merdeka di sejumlah Sekolah Kabupaten setempat. Berbagai metode pembelajaran banyak mengalami perubahan.
Hal ini termuat dalam ketentuan Kementrian serta penerapan metode pembelajaran atau sistem belajar mengajar bagi Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sementara untuk tingkatan Sekolah Dasar sendiri, di Kabupaten Boltim terdata ada empat Sekolah penggerak yang mulai menerapkan kurikulum merdeka untuk tahun ini.
“Keempat sekolah itu diantaranya, SDN 1 Nuangan, SDN 1 Buyat, SDN 1 Liberia, SDN 1 Bangunan Wuwuk, SDN 1 Buyandi,” ungkap Kepala Bidan Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dinas Dikbud Boltim Yoldi Mamonto, kepada KinalangNews.
Metode Pembelajaran ini merupakan langkah maju dan lebih praktis untuk dipahami para pelajar, sebab berbasis teknologi Video Praktek.
“Lebih berbasis tekhnologi. Ada video praktek sehingga mudah diakses dan dilihat praktek yang sesuai untuk di adopsi,” jelas Yoldi.
Sejumlah Sekolah terdaftar katanya, telah mengikuti kuesioner yang disiapkan oleh Kementerian dengan itu bisa terverifikasi sebagai Sekolah Penggerak Kurikulum Merdeka.
“Ini sebenarnya Program Kemendikbud Platform Merdeka Mengajar secara online. Namun, meskipun beberapa Sekolah itu telah terdaftar, akan disesuaikan lagi dengan kesiapannya baik dari segi fasilitas Sekolah, kesiapan guru dan paling penting jaringan internet,” terangnya.
Penulis/Editor: Ryan Mokodompit







